Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hukum Mewarnai Rambut Bagi Wanita di Salon

Hukum Mewarnai Rambut Bagi Wanita di Salon Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wahrahmatullahi wabarokatuh
Alhamdulillah, wassolatu wassalamu ‘ala rosulillah.

Apa hukum pakai cat atau mewarnai rambut di salon bagi wanita?

Lyricsreligi.com - Dia mengecat rambut ini untuk siapa? Untuk suaminya atau untuk suami orang. Karna banyak sekarang wanita bersolek bukan untuk suaminya. Kalua di depan suami nya macam gendruo. Begitu dia mau pergi ke kondangan, didepan suami orang barulah bersolek. Sampai bibir pun sulit untuk digerakkan karna lipstick yang tebal. Oleh sebab itu kalau dia untuk melakukanya untuk suaminya sendiri, ditutupnya rambutnya, di catnya untuk dirinya sendiri, tidak merobah ciptaan Allah SWT. Yang tidak boleh itu merobah ciptaan Allah SWT “ Wal Mugoyyirat” merobah. Adapun yang tidak merobah, merobah yang tidak layak menjadi layak itu boleh. Merobah yang tidak normal menjadi normal itu boleh. 

Pak ust, gigi saya ini tidak normal, kalau saya senyum takut orang melihat saya. Apa boleh saya normal kan? Boleh. Tapi, yang sudah normal menjadi up normal, wajah nya sudah normal, karna ingin cantik maka dibuatlah dengan sedemikian rupa. Maka merubah yang sudah normal menjadi up normal itu tidak boleh. Tapi sebaik nya rambut itu tidak usahlah di cat. Mencat rambut boleh, tapi sebaiknya jangan di cat karna nabi Sollahu’alai wasallam mengatakan dalam hadist yang di Riwayat oleh Abu Daut bahwa uban itu akan menjadi cahaya pada hari kiamat. Jangankan dicelup dicabut pun jangan. Kenapa uban bisa menjadi cahaya, apa hubungan uban dengan cahaya? Karna Ketika orang melihat uban maka ingatlah bahwa ia sudah tua, ingatlah ia dengan mati, maka bertambahlah ia amalnya maka semangkin khusuklah sholatnya. 

Biarkan saja rambut dengan apa adanya, tapi kalau tampilan rambut tidak karuan, plontang plonteng. Saya kalau seperti ini suami saya melirik ke orang lain, boleh saya cat? Kalau cerita boleh, boleh. Tapi kalau cerita afdhol, maka biarkan begitu adanya. 

Apa boleh meluruskan rambut yang keriting lalu diluruskan? Boleh, tidak masalah. Tapi kalau biayanya terlalu mahal sampai habis jatah fakir miskin untuk itu. Kalau sudah lurus, dua hari kemudian keriting Kembali, begitu seerusnya. Maka terima sajalah takdir Allah SWT

Kesimpulan:

Tidak boleh merubah ciptaan Allah SWT. Namun, jika ada yang tak normal sehingga membuat orang takut melihatnya atau tidak nyaman orang melihatnya maka boleh saja sebatas dan secukupnya saja. Tapi jika berlebihan maka itu pun dilarang dalam islam. 
Jadi tampil apa ada nya saja karena itu yang lebih aman. Semoga kita semua menjadi makhluk yang senantiasa bersyukur atas rahmat dan nikmat yang telah diberikan.
Wallahu’alam

Sumber:  video ceramah ust. Abdu Somad, Lc., MA yang di upload di youtube. Nama channel Fodamara TV.

Post a Comment for "Hukum Mewarnai Rambut Bagi Wanita di Salon "