Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Niat dan Tata Cara Mandi Wajid Setelah Haid

Diantara diwajibkannya mandi wajib dalam agama islam adalah Haid bagi seorang wanita Muslimah. Dalam kondisi Haid seorang wanita Muslimah tidak diwajibkan melakukan ibadah-ibadah seperti puasa, sholat, I’tikah di masjid, membaca Al qur’an dan lain-lain nya. Jika tetap melaksanakan ibadah seperti yang disebutkan di atas maka tidak akan mendapatkan pahala malainkan akan mendapatkan dosa di sisi Allah SWT. 

Maka dalam hal ini sudah sepatutnya bagi seorang Muslimah perlu diperhatikan dengan sangat baik. Apa saja yang perlu diperhatikan saat mandi wajib dan lain sebagainya.

Kewajiban Mandi Wajib

1. Niat

Niat merupakan hal yang pertama yang perlu diperhatikan. Karna segala amal perbuatan manusia tergantung dari niatnya. Dalil terkait niat yaitu Hadits HR. Bukhari & Muslim:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ

Artinya: Segala amal perbuatan manusia tergantung pada niat nya.


Niat dan tata cara mandi wajib setelah haid
kelly sikkema-unsplash.com
Berikut Niat yang dilafazkan saat hendak mandi wajib setelah haid:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbari minal Haidil Lillahi Ta’ala”

Artinya: Saya berniat mandi wajib untuk mensucikann hadast besar dari haid karena Allah Ta’ala.

Perlu diperhatikan saat membaca doa ini tidak perlu dilafazkan karna posisi mandi didalam kamar mandi. 

2. Membersihkan najis yang ada pada tubuh. 

Yaitu membersihkan segala najis yang ada pada tubuh dengan menyiramkan air secukupnya pada tubuh yang terdapat kotoran atau pun najis. 

3. Mengguyur air ke seluruh tubuh, rambut dan kulit.

Ada pun dalil tentang ketiga kewajiban mandi wajib berasal dari Hadits Nabi Muhammad SAW. Berupa perbuatan  dan perkataannya. Maimunah r.a menceritakan cara mandi Rosulullah SAW Sebagai berikut:

 وغسل فرجه وما أصابه من الأذى 

Artinya: Beliau membasuh kemaluannya dan semua yang terkena najis dan kotoran (adza) maka adza adalah kotoran atau najis.


Tata cara Mandi wajib Setalah Haid Bagi wanita 

1. Mebaca niat dalam hati. Tidak perlu dilafazkan karna posisi dalam kamar mandi.

2. Membersikan kedua telapak tangan dengan air sebanyak 3x

3. Membersikan anggota tubuh yang terkena kotoran atau najis dengan menggunakan tangan kiri

4. Mengulang membersihkan tangan

5. Berwudhu layak nya wudhu ketika hendak sholat

6. Mulai membasuh kepada sebanyak 3x sambal menyela-nyela rambut hingga pangkal rambut agar seluruh kepala dan rambut terkena air

7. Mengguyur seluruh tubuh dengan air

8. Gunakan sabun dan shampo agar tambah bersih dan wangi.


Sunnah – Sunnah Mandi Wajib

1. Membaca basmalah adalah sunnah ketika hendak mandi ini dianalogikan dengan sunnah membaca Basmalah ketika wudhu. Hal ini sesuai dengan hadits  Nabi Muhammad SAW yang artinya:

“ Setiap perbuatan baik yang tidak diawali dengan Bismillahirrahmanirrahim adalah terputus”

2. Berwudhu sebelum mandi wajib

Sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh A’isyah:

“ Apabila Nabi SAW. Mandi Junub, beliau memulai dengan membasuh dua telapak tangannya, lalu berwudhu seperti wudhu untuk sholat,….”

3. Tangan mengusap-usap kesuluh tubuh

4. Berturut-turut (bekelanjutan dan tidak terbuputus)

Dalam mazhab Maliki, berturut-turut dalam mengerjakan fardhu dan sunnah wudhu adalah wajib. Maksud berturut-turut adalah tidak ada jeda antara membasuh bagian tubuh yang satu dan bagian tubuh yang lain. 

5. Mendahulukan anggota tubuh yang kanan dari pada yang kiri.

Maksudnya, bagian tubuh yang terlihat maupun yang tertutup.

Senada dengan Hadits Nabi SAW:

“ Apabila Nabi SAW. Mandi junub, beliau meminta bak air seukuran wadah untuk memerah susu unta, lalu mengambil airnya dengan telapak kanannya. Setelah itu, beliau menyela-nyela kepalanya bagian kanan lalu bagian kiri. Kemudian, beliau menuangkan air ke kepala dengan kedua tangannya."

Wallahu’alam bissowab

Post a Comment for "Niat dan Tata Cara Mandi Wajid Setelah Haid"